1. Buat informed consent atau pernyataan persetujuan tindakan dari pasien/keluarga.
2. Darah tidak perlu dihangatkan kecuali transfusi masif.
3. Gunakan blood transfusion set dan hanya NaCl 0,9% sebagai cairan pembilas.
4. Cocokkan identitas pasien dengan formulir, kantong darah dan label.
5. Dampingi pelaksanaan transfusi 15 menit pertama.
6. Pantau tanda vital saat mulai transfusi, 15 menit pertama dan setiap 30 menit sampai 1 jam setelah selesai transfusi.
7. Bila terjadi reaksi transfusi, hentikan transfusi, evaluasi dan tangani dengan segera sesuai gejala dan penyebab.
8. Bila perlu cabut dan kirim kantong darah beserta label yang tertera pada kantong darah, contoh darah pre dan post transfusi ke Bank Darah rumah sakit/Unit Transfusi Darah Daerah.