Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH
Posted by lukman hakim on Sep 2, '07 9:02 AM for everyone

GANGLION

 

Pendahuluan

Kista Ganglion atau biasa disebut Ganglion merupakan kista yang terbentuk dari kapsul suatu sendi atau sarung suatu tendo. Kista ini berisi cairan kental jernih yang mirip dengan jelly yang kaya protein. Kista merupakan tumor jaringan lunak yang paling sering didapatkan pada tangan. Ganglion biasanya melekat pada sarung tendon pada tangan atau pergelangan tangan atau melekat pada suatu sendi; namun ada pula yang tidak memiliki hubungan dengan struktur apapun. Kista ini juga dapat ditemukan di kaki. Ukuran kista bervariasi, dapat bertambah besar atau mengecil seiring berjalannya waktu dan bahkan menghilang. Selain itu kadang dapat mengalami inflamasi jika teriritasi. Konsistensi dapat lunak hingga keras seperti batu akibat tekanan tinggi cairan yang mengisi kista sehingga kadang didiagnosis sebagai tonjolan tulang. Ganglion timbul pada tempat-tempat berikut ini:1,3,5,7,9,10

    • Pergelangan tangan – punggung tangan ("dorsal wrist ganglion"), pada telapak tangan ("volar wrist ganglion"), atau kadang pada daerah ibu jari. Kista ini berasal dari salah satu sendi pergelangan tangan, dan kadang diperberat oleh cedera pada pergelangan tangan.
    • Telapak tangan pada dasar jari-jari ("flexor tendon sheath cyst"). Kista ini berasal dari saluran yang menjaga tendon jari pada tempatnya, dan kadang terjadi akibat iritasi pada tendon - tendinitis.
    • Bagian belakang tepi sendi jari ("mucous cyst"), terletak di sebelah dasar kuku. Kista ini dapat menyebabkan lekukan pada kuku, dan dapat menjadi terinfeksi dan menyebabkan infeksi sendi walaupun jarang. Hal ini biasanya disebabkan arthritis atau taji tulang pada sendi.2

Anatomi

Ganglion terjadi pada sendi, oleh karena itu perlu diketahui mengenai anatomi sendi. Ganglion ditemukan pada sendi diartrodial yang merupakan jenis sendi yang dapat digerakkan dengan bebas dan ditemukan paling sering pada wrist joint. Hal ini mungkin diakibatkan banyaknya gerakan yang dilakukan oleh wrist joint sehingga banyak gesekan yang terjadi antar struktur di daerah tersebut sehingga memungkinkan terjadinya reaksi inflamasi dan pada akhirnya mengakibatkan timbulnya ganglion. Selain itu wrist joint merupakan sendi yang kompleks karena terdiri dari beberapa tulang sehingga kemungkinan timbulnya iritasi atau trauma jaringan lebih besar.

Jenis sendi diartrodial mempunyai unsur-unsur seperti rongga sendi dan kapsul sendi. Kapsul sendi terdiri dari selaput penutup fibrosa padat serta sinovium yang membentuk suatu kantung yang melapisi seluruh sendi dan membungkus tendon-tendon yang melintasi sendi. Sinovium tidak terlalu meluas melampaui permukaan sendi tetapi terlipat sehingga memungkinkan gerakan sendi secara penuh. Lapisan-lapisan bursa di seluruh persendian membentuk sinovium. Sinovium menghasilkan cairan yang sangat kental yang membasahi permukaan sendi. Cairan sinovial normalnya bening, tidak membeku, dan tidak berwarna. Jumlah yang ditemukan pada tiap sendi relatif sedikit (1-3 ml). Asam hialuronidase adalah senyawa yang bertanggung jawab atas viskositas cairan sinovial dan disintesis oleh sel-sel pembungkus sinovial. Bagian cair dari cairan sinovial diperkirakan berasal dari transudat plasma. Cairan sinovial juga bertindak sebagai sumber nutrisi bagi tulang rawan sendi.1,8

 

Epidemiologi

Kista ganglion merupakan tumor jaringan lunak yang paling sering ditemukan pada tangan dan pergelangan tangan. Kista ini dapat terjadi pada berbagai usia termasuk anak-anak; kurang lebih 15% terjadi pada usia di bawah 21 tahun. Tujuhpuluh persen terjadi pada dekade kedua dan keempat kehidupan. Perempuan tiga kali lebih banyak menderita dibandingkan laki-laki. Tidak ditemukan predileksi antara tangan kanan dan kiri, dan tampaknya pekerjaan tidak meningkatkan resiko timbulnya ganglion, namun referensi lain menyebutkan bahwa ganglion banyak ditemukan pada pesenam dimana terjadi tekanan yang besar pada pergelangan tangan.4,5,6

 

Etiologi

Penjelasan yang paling sering digunakan untuk mengungkapkan pembentukan kista  hingga degenerasi mukoid dari kolagen dan jaringan ikat. Teori ini menunjukkan bahwa sebuah ganglion mewakili struktur degeneratif yang melingkupi perubahan miksoid dari jaringan ikat. Teori yang lebih baru, yang dipostulasikan oleh Angelides pada 1999, menjelaskan  bahwa kista terbentuk akibat trauma jaringan atau iritasi struktur sendi yang menstimulasi produksi asam hialuronik. Proses ini bermula di pertemuan sinovial-kapsular. Musin yang terbentuk membelah sepanjang ligamentum sendi serta kapsul yang melekat untuk kemudian membentuk duktus kapsular dan kista utama. Duktus pada akhirnya akan bergabung menjadi kista ganglion soliter yang besar.

Seperti yang telah disebutkan, penyebab ganglion tidak sepenuhnya diketahui, namun ganglion dapat terjadi akibat robekan kecil pada ligamentum yang melewati selubung tendon atau kapsul sendi baik akibat cedera, proses degeneratif atau abnormalitas kecil yang tidak diketahui sebelumnya.5,7,9,10

 

Patofisiologi

Kista ganglion dapat berupa kista tunggal ataupun berlobus. Biasanya memiliki dinding yang mulus, jernih dan berwarna putih. Isi kista merupakan musin yang jernih dan terdiri dari asam hialuronik, albumin, globulin dan glukosamin. Dinding kista terbuat dari serat kolagen. Kista dengan banyak lobus dapat saling berhubungan melalui jaringan duktus. Tidak terdapat nekrosis dinding atau selularitas epitel atau sinovia yang terjadi.5

  • Normalnya, sendi dan tendon dilumasi oleh cairan khusus yang terkunci di dalam sebuah kompartemen kecil. Kadang, akibat arthritis, cedera atau tanpa sebab yang jelas, terjadi kebocoran dari kompartemen tersebut. Cairan tersebut kental seperti madu, dan jika kebocoran tersebut kecil maka akan seperti lubang jarum pada pasta gigi –jika pasta gigi ditekan, walaupun lubangnya kecil dan pasta di dalamnya kental, maka akan mengalir keluar- dan begitu keluar, tidak dapat masuk kembali. Hal ini bekerja hampir seperti katup satu arah, dan akan mengisi ruang di luar area lubang. Ketika kita menggunakan tangan kita untuk bekerja, sendi akan meremas dan menyebabkan tekanan yang besar pada kompartemen yang berisi cairan tersebut- ini dapat menyebabkan benjolan dengan tekanan yang besar sehingga sekeras tulang.
  • Cairan pelumas mengandung protein khusus yang menyebabkannya kental dan pekat dan menyulitkan tubuh untuk me-reabsorbsi jika terjadi kebocoran. Tubuh akan mencoba untuk menyerap kembali cairan tersebut, tapi hanya sanggup menyerap air yang terkandung di dalamnya sehingga membuatnya lebih kental lagi. Biasanya, pada saat benjolan cukup besar untuk dilihat, cairan tersebut telah menjadi sekental jelly.2

Kadang disebutkan bahwa ganglion berasal dari protrusi dari membran sinovial sendi atau dari selubung suatu tendo. Namun, kami tidak dapat memperlihatkan adanya hubungan antara rongga kista dengan selubung tendon atau sendi yang berhubungan. Namun, terdapat kemungkinan bahwa kista berasal dari bagian kecil membran sinovia yang mengalami protrusi dan kemudian terjadi strangulasi sehingga terpisah dari tempat asalnya; bagian ini kemudian berdegenerasi dan terisi oleh materi koloid yang berakumulasi dan membentuk kista.

Gejala dan Tanda

Meskipun kista ganglion umumnya asimtomatik, gejala yang muncul dapat berupa keterbatasan gerak, parestesia dan kelemahan. Kista ganglion umumnya soliter, dan jarang berdiameter di atas 2 cm. Dapat melibatkan hampir semua sendi pada tangan dan pergelangan tangan. Dorsal wrist, volar wrist, volar retinakular dan distal interfalangeal merupakan kista ganglion yang paling sering ditemukan pada tangan dan pergelangan tangan. Ganglion terbesar terletak di belakang lutut dan biasa disebut Kista Baker.5

Ahli bedah tangan yang berpengalaman juga dapat mengenali ganglion dorsal okulta (tersembunyi), yang dapat timbul dengan tekanan lembut pada regio fossa scapholunate. Nyeri terjadi dengan gerakan pergelangan tangan yang ekstrim. Temuan radiografik biasanya normal, dan MRI berguna dalam mengkonfirmasi diagnosis. Eksisi bedah pada ganglion okulta dapat menghilangkan nyeri dan gejala pada sebagian besar kasus. Sebagian pasien mengeluhkan benjolan di bawah kulit yang sebagian besar terletak pada bagian belakang pergelangan tangan, sisi telapak pada pergelangan tangan, di atas tendon pada dasar jari pada sisi telapak tangan, atau pada sendi jari terdekat ke ujung jari. Ganglion umumnya tidak nyeri; namun dapat menyebabkan nyeri ketika digerakkan atau menyebabkan masalah mekanis (terbatasnya ruang gerak) tergantung dari lokasi ganglion tersebut. Kista ganglion memiliki kecenderungan untuk membesar dan mengecil, kemungkinan karena cairan yang terdapat dalam kista terserap kembali ke dalam sendi atau tendon untuk kemudian diproduksi kembali. Masalah terbesar dengan ganglion adalah ketakutan pasien bahwa benjolan tersebut merupakan sesuatu yang gawat. Diagnosis didasarkan atas riwayat penyakit, pemeriksaan fisis, dan kemungkinan foto sinar x polos atau USG. Kista dapat dibedakan dari tumor padat melalui transiluminasi (berkas sinar akan melewati cairan yang memenuhi ganglion, tapi tidak jika merupakan massa tumor yang padat). Pencitraan USG juga telah digunakan untuk membedakan massa padat dan kistik di tangan.1,3,5,9,10

 

Diagnosis

Diagnosis ditegakkan berdasarkan anamnesis dan pemeriksaan fisis dan kadang melalui pemeriksaan radiologik. Dari anamesis bisa didapatkan benjolan yang tidak bergejala namun kadang ditemukan nyeri serta riwayat penggunaan lengan yang berlebihan. Pada pemeriksaan fisis ditemukan benjolan lunak yang tidak nyeri tekan. Melalui transiluminasi diketahui bahwa isi benjolan bukan merupakan massa padat tapi merupakan cairan. Pada aspirasi diperoleh cairan dengan viskositas yang tinggi dan jernih. Sering juga ditemukan adanya gangguan pergerakan dan parestesia dan kelemahan pada pergelangan tangan ataupun lengan.3

 

Diagnosis Banding

Ganglion dapat didiagnosis banding dengan benjolan lain yang mungkin didapatkan di tangan seperti lipoma, kista sebasea dan  nodul rheumatoid arthritis.

 

Penatalaksanaan

Terdapat tiga pilihan utama penatalaksanaan ganglion. Pertama, membiarkan ganglion tersebut jika tidak menimbulkan keluhan apapun. Setelah diagnosis ditegakkan dan pasien diyakinkan bahwa massa tersebut bukanlah kanker atau hal lain yang memerlukan pengobatan segera, pasien diminta untuk membiarkan dan menunggu saja. Jika ganglion menimbulkan gejala dan ketidaknyamanan ataupun masalah mekanis, terdapat dua pilihan penatalaksanaan: aspirasi (mengeluarkan isi kista dengan menggunakan jarum) dan pengangkatan kista secara bedah.

 Aspirasi melibatkan pemasukan jarum ke dalam kista dan mengeluarkan isinya setelah mematirasakan daerah sekitar kista dengan anestesi lokal. Karena diperkirakan bahwa inflamasi berperan dalam produksi dan akumulasi cairan di dalam kista, obat anti inflamasi (steroid) kadang diinjeksikan ke dalam kista sebagai usaha untuk mengurangi inflamasi serta mencegah kista tersebut terisi kembali oleh cairan kista. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa menggunakan substansi lain seperti hialuronidase bersama dengan steroid setelah  aspirasi meningkatkan angka kesembuhan dari 57% (aspirasi dan steroid) menjadi 89% dengan substansi tambahan.

Jika kista rusak, menimbulkan nyeri, masalah mekanis dan komplikasi saraf (hilangnya fungsi motorik dan sensorik akibat tekanan ganglion pada saraf) atau timbul kembali setelah aspirasi, maka eksisi bedah dianjurkan. Hal ini melibatkan insisi di atas kista, identifikasi kista, dan mengangkatnya bersama dengan sebagian selubung tendo atau kapsul sendi dari mana kista tersebut berasal. Lengan kemudian dibalut selama 7-10 hari. Eksisi kista ini biasanya merupakan prosedur minor, tapi dapat menjadi rumit tergantung pada lokasi kista dan apakah kista tersebut melekat pada struktur lain seperti pembuluh darah, saraf atau tendon.1,3,7,9,10

 

Komplikasi

Komplikasi yang mungkin terjadi tergantung pada lokasi dan ukuran ganglion. Komplikasi utama adalah keterbatasan gerak pada sendi dimana terdapat ganglion. Tidak seperti tumor lain, ganglion tidak pernah berubah menjadi ganas.

Komplikasi yang dapat terjadi akibat prosedur bedah yang dilakukan berupa rekurensi walaupun kemungkinannya tidak besar. Selain itu juga terdapat resiko infeksi, keterbatasan gerak, kerusakan serabut saraf atau pembuluh darah.5

 

Prognosis

Prognosis penyakit tergantung dari beberapa hal:

  • Kista yang berasal dari selaput tendon lebih mudah sembuh dengan suntikan kortikosteroid dbandingkan dengan yang berasal dari sendi
  • Kista dari pergelangan tangan bagian depan (volar wrist ganglion) akan lebih mudah kembali setelah pembedahan dibandingkan kista pada bagian dorsal.

Tingkat rekurensi setelah penanganan nonoperatif mencapai 30-60% dibandingkan dengan yang dioperasi (5-15%). Total ganglionektomi menghasilkan angka kesembuhan 85-95% jika kista dan akar diangkat bersamaan dengan pemotongan sedikit dari kapsul tendo. Rekurensi setelah operasi biasanya diakibatkan oleh pengangkatan kapsul atau membrane sinovial yang tidak lengkap.2,5


DAFTAR PUSTAKA

1.      Dandy David J. & Dennis J. Edwards, Disorders of the Wrist and Hand in Essential Orthopaedics and Trauma 4th edition, Churchill Livingstone, London, 2003.

2.      Eaton Charles, Ganglion Cysts in www.e-hand.com accessed on June 21,     2007.

3.      Andersson, Bruce Carl, Dorsal Ganglion in Office Orthopedics for Primary Care: Treatment 3rd edition, Saunders Elsevier, Philadelphia, 2006.

4.      Carr, Andrew J & William Hamilton, Hand and Wrist in Orthopaedics in Primary Care 2nd edition, Elsevier, London, 2005.

5.      Kouris George J, Ganglion Cyst in www.emedicine.com accessed on June 21, 2007.

6.      Hochwald Neal L & Green Steven M in Tumors, Spivak Jeffrey M ed. et al in Orthopaedics A Study Guide, McGraw-Hill, New York, 2002.

7.      Sjamsuhidajat R, Jong WD (ed.), Kulit dalam Buku Ajar Ilmu Bedah, EGC, Jakarta, 1997.

8.      Carter A. Michael, Anatomi Tulang dan Sendi dalam Patofisiologi Konsep Klinis Proses-proses Penyakit, editor Sylvia A. Price & Lorraine M. Wilson, EGC, Jakarta, 1995.

9.      Canale S. Terry (Ed.), Tumors of Synovial Tissue in Campbell’s Operative Orthopaedics Volume One, 10th edition, Mosby, Toronto, 2003.

10.  Trumble Thomas E., Jeffrey E. Budoff & Roger Cornwall, Soft Tissue Neoplasms: Benign and Malignant in Hand, Elbow & Shoulder: Core Knowledge in Orthopaedics, Mosby,  Philadelphia, 2006.

 


33 CommentsChronological   Reverse   Threaded
nasrullahsitepu wrote on Feb 29, '08
Terima kasih infinya sepertinya saya ngalami yang ini: Pergelangan tangan – punggung tangan ("dorsal wrist ganglion"), yang kanan. Baiknya apa yang dilakukan ya? Sdh kelihatan bentuknya .
drtrisatya wrote on Jun 15, '08
Tks infonya.
saktiisback wrote on Jul 7, '08
makasih buat infonya :)
sibiangkerok wrote on Dec 1, '08
tksh infonyanya ya...
nanasoutlet wrote on Dec 5, '08
Tks infonya. Tapi saya tumbuhnya di dekat siku, apakah itu juga termasuk ganglion?
3littlemice wrote on Dec 10, '08
thanks buat infonya. saya jg mengalami hal yang sama, dulu pernah muncul di punggung tangan tapi hilang dengan sendirinya. Sekarang muncul lagi dipergelangan tangan dan agak sakit.
d2xz wrote on Jan 5, '09, edited on Jan 5, '09
Anak saya 4thn mengalami ganglion di belakang sendi lutut (Kista baker mnrt yg saya baca dari milis anda),saya sdh ke dr spesialis bedah umum dan tulang,keduanya menyarankan utk dioperasi dan sdh di x-ray mnrt anda lbh baik dioperasi atau bagaimana??saya khawatir dgn syaraf2nya bila dioperasi??lbh baik saya ke bedah tulang or bedah syaraf u/ operasi??dan apakah anda punya info nama dr yg sangat berpengalaman menangani case ini....saya benar2 bingung..........thxz....www.d2xz.multiply.com
destianti wrote on Apr 26, '09
Mama sy, terdapat kista dipunggung kelingking tangan dibawah kuku, aalnya kcil, sepertinya beranak dan membesar 1cm, kata dokter itu kista. ada pilihan operasi di klinik 800rb, di ruang operasi 2-3jt. kalau di klinik pengaruhnya apa? atau harus sy tunda sampai mendapat biaya yang maksimal untuk di ruang operasi? mohon saran dan penjelasannya...
narcissus02 wrote on Apr 28, '09
@destianti: sbenarx tdk jauh bbeda tp jk dkerjakan d RS jd pd saat operasi dtemukan bhw kista tsb lbh besar dr pkiraan sbelumx maka bs dlanjutkan utk eksplorasi lbh dalam lg. Slain itu d RS cairan kista dpt dperiksa d patologi anatomi utk mlihat jenis sel/kandungan cairan kista jk dcurigai mrupakan suatu kganasan.
sonya1403 wrote on Aug 13, '09
mama saya sering mengeluhkan sakit nyeri pada area antara ibu jari dan pergelangan tangannya, bila dibandingkan dengan tangan kirinya, tangan kanannya memang terlihat agak bengkak pada bagian ibu jarinya, suda periksa ke dokter syaraf katanya harus dioperasi, dokter tersbut tidak mengatakan bhw ibu sy menderita ganglion, dia hanya bilang itu syaraf kejepit, apakah yang diderita ibu saya itu ganglion jg yah?
lalu, saya pernah baca kl pun sudah dioperasi masih ada kemungkinan bengkak lagi..bener begitu?

thanks beforehand.
narcissus02 wrote on Aug 18, '09
@sonya: berdasarkan cerita anda sy kira benar bahwa yang ibu anda alami adalah saraf yang terjepit. ganglion dapat menyebabkan penjepitan pada saraf, walaupun tidak semua penderita ganglion mengalami hal ini. namun mungkin yang ibu anda alami tidak disebabkan oleh ganglion. penjepitan saraf dpt disebabkan oleh peradangan pd selubung tendon otot fleksor (yg jika meradang menjadi bengkak dan menekan/menjepit saraf) akibat aktivitas menekuk pergelangan tangan terus-menerus (seperti pd buruh pabrik yang mengepak barang, mengetik, bermain instrumen musik, menyulam). bisa juga disebabkan oleh patah tulang di daerah pergelangan tangan, rheumatoid arthritis (rematik), gout arthritis (penyakit kelebihan asam urat) serta bbrp keadaan lain. mengenai kekambuhan, jika underlying cause-nya diatasi maka kecil kemungkinannya untuk kambuh lagi, sedangkan ganglion dpt kambuh jika ganglionektomi (pengangkatan ganglion beserta selubungnya) tidak menyeluruh.
mysyariahshop wrote on Sep 2, '09
menarik sekali, lengkap sekali... dapat menambah ilmu saya...
tapi sepertinya tidak menjawab kondisi saya...

saya, saafirah 39th, nda ngerti apa sebenarnya yang ada di paha sisi luar kanan dan kiri saya...
Kalau diraba mulai pertemuan lutut sampai setengah paha, terasa banyaaaak sekali benjolan2 sebesar kacang dele, tanah sampai biji kelengkeng...
tidak sakit
tidak terlihat
dan agak keras serta dapat bergeser kalau ditekan....
kira2 apa ya...
Salam
Saafirah
gurusma wrote on Dec 2, '09
thanks infonya. sy jd lbh paham. ganglion yg ada di pergelangan tangan sy br sj diangkat.
aldhany wrote on Dec 30, '09
saya menderita ganglion sudah sejak 6 tahun yg lalu. dioperasi 3x tp tetep juga gak tuntas2. Rasa nyeri sering timbul sampai2 mengganggu aktifitas sehari-hari.
Gimana solusinya ya? Capek juga kalau harus terus minum obat penahan rasa sakit..
narcissus02 wrote on Dec 31, '09
@aldhany: apakah ganglion anda diangkat bersama dgn sebagian atau seluruh selubung tendo/kapsul sendi? Rekurensi bisa tjadi jd ganglionektomi tdk mnyeluruh atau tdk lengkap atau jika msh menyisakan 'akar' ganglion. Bs jg krn pola aktivitas tdk berubah shg kembali tjadi penumpukan cairan (mis. Kebiasaan mengetik, main tenis dll).
Mdh2an bs mjawab ptanyaan anda.
pitadhika wrote on Feb 21, '10
sebenernya bahaya ga sih ganglion ini?
sudah pernah di operasi tapi sekarang tumbuh lagi tepat di sebelah kiri ganglion yang dulu pernah di angkat. apa ada cara lain untuk menghilangkan ganglion selain cara operasi..
terimakasih
narcissus02 wrote on Mar 9, '10
@pitadhika: klo bahaya yg dmaksud anda mengancam jiwa maka jwbnya tidak. Ganglion tdk mengancam jiwa tp dpt mengganggu kesehatan krn menimbulkan gejala2 yg mengganggu fungsi organ tubuh (dlm hal ini tangan) jd prlu dtangani.
Selain operasi ganglion bs dtangani dgn suntikan kortikosteroid k dlm ganglion.
Terima kasih kembali.
naninunenosutejo wrote on May 17, '10
kalo msh kecil ganglionnya dan hny ngilu sj.. apakah lbh abik operasi jg?? tp dokter blg itupun bs tumbuh kembali, adakah cr lain jika sdh operasi biar ga tumbuh lg,..??? trmksh
ullyx wrote on Jul 8, '10
wah info yang sangat bermanfaat....
trimakasih.... :)
narcissus02 wrote on Jul 15, '10
@naninusutejo: kalo memang tidak terlalu mengganggu tidka perlu dioperasi, tapi penggunaan bagian tangan tersebut perlu dikurangi. memang kemungkinan untuk kambuh setelah dioperasi tetap ada walaupun kecil karena sendi tetap memproduksi cairan pelumas sendi. cara yang paling baik, jika memang harus dioperasi adalah dengan mengangkat semua ganglion (ganglionektomi) beserta 'kantung'nya.
@ullyx: terima kasih kembali. glad that i can help :D
Comment deleted at the request of the author.
chrissilalahi wrote on Nov 23, '10

saya sering merasakan sakit di pergelangan tangan saat pergelengan tangan saya di tekuk dan dipijat hal semacam ini sudah terjadi 3 thn,,
tapi baru-baru ini timbul tonjolan sperti tulang
apakah itu ganglion???
dan apakah ganglion itu dapat menimbulkan efek samping yang lain selain rasa ngilu??
mohon di jawab ya!!!
terima kasih!!!!
narcissus02 wrote on Nov 23, '10
Bagaimana konsistensinya? Keras seperti benda padat (tulang) ato lunak? Jika lunak mungkin ganglion, bisa juga lipoma (lemak).
Efek yang lebih berat tapi jarang adalah tangan sering kesemutan.
chrissilalahi wrote on Dec 3, '10
yang di tangan padat seperti tulang!!!!
mungkinkah yang saya alami ganglion..
sejauh ini saya jarang ngilu ataupu kesemutan!!
terima kasih
narcissus02 wrote on Dec 3, '10
@chris: untuk lebih jelasnya konsul ke dokter agar dapat diperiksa lebih lanjut & mendalam.
chrissilalahi wrote on Dec 18, '10
terima kasih
lueti wrote on Feb 28, '11
haiii.nama saya lutfi..awal SMA saya ada 1 benjolan di tangan kiri..tapi kini dah15 tahun benjolan sayang jadi benyak.apa yang harus saya lakukan.benjolannya lembut seperti jelly,dan membuat tangan saya merasa ngilu dan pegal serta sering kesemutan.tolong beri penjelasan apa yang harus saya lakukan.
mhoni wrote on Nov 17, '11
saya mau nanya ekstirpasi ganglion itu apa?
bagaimana dengan penatalaksanaannya, pemeriksaan penunjang dan persiapan alat2 operasinya apa saja
narcissus02 wrote on Dec 1, '11
@lutfi: jika memang sudah mengganggu maka perlu diambil tindakan apakah itu pengobatan atau tindakan bedah. Untuk kasus Anda sepertinya benjolan itu berisi lemak (lipoma) dan karena sudah mengganggu (merasa ngilu, pegal dan kesemutan) maka perlu diangkat secara bedah. Untuk informasi selanjutnya silakan berkonsultasi dengan dokter bedah.
narcissus02 wrote on Dec 1, '11
ekstirpasi ganglion itu merupakan prosedur pengangkatan atau pengeluaran ganglion. Biasanya pasien dibius lokal dulu, kemudian kulit dibuka dan jaringan sekitarnya disisihkan hingga ganglion terlihat. Setelah diperiksa ganglion tersebut (perlekatan atau kapsulnya) maka ganglion tersebut diangkat. pemeriksaan penunjang untuk menegakkan diagnosis ganglion adalah foto rontgen dan aspirasi kista (untuk mengetahui apakah benar benjolan berisi cairan atau bukan). Alat2 yang digunakan tentu alat2 bedah, saya kira prosedur ini bisa menggunakan alat bedah minor saja.
setiawati10 wrote on Jan 13
Thx banget atas infonya.. Tapi saya masih perlu bertanya. Di punggung telapak tangan / bagian dorsal anak saya usia 3th 3bln (kemungkinan disebabkan karena jatuh) dan baru 6 hari terjadi benjolan. Menurut 4 dokter bedah tulang yg saya cek, semua dokter diagnosa nya sama yaitu ganglion. Dan semua menyarankan untuk bedah pengangkatan ganglion tersebut. Yang saya mau tanyakan adalah 1) apakah jika setelah dioperasi akan ada dampak negatif lainnya? 2) haruskah cara penyembuhan nya dengan cara operasi bedah? 3) Ada satu dari keempat dokter spesialis menyarankan ganglion tsb ditekan selama 5 menit sesering mungkin supaya bisa mengecil kembali, apakah Benar? Thanks ya
pribadiz wrote on Jan 24
Pak Narcissus02, Aku punya ganglion di punggung telapak tangan kiri, tidak sakit hanya menggangu pemandangan. Kalo aku mau bedah pengangkatan ganglion dokter spesialis apa yg bisa melakukannya ? terus estimasi biayanya berapa ya kira-kira ? Terima kasih
narcissus02 wrote on Feb 1
pembedahan bisa dilakukan oleh dokter umum namun jika ingin dilakukan oleh ahli bedah bisa berkonsultasi dengan dokter bedah umum maupun dokter bedah ortopedi (bedah tulang). mengenai biaya silakan konfirmasi langsung ke dokter yang bersangkutan, namun saya kira ini termasuk bedah minor (bedah kecil) sehingga biaya tidak terlalu besar.
Add a Comment